Bisnis Tanpa Modal, Ini yang Harus Dilakukan

cekaja.com
Memulai sebuah sebuah usaha kini makin mudah, bahkan bisa jadi bisnis tanpa modal pun bukan impian semata selama kita tahu triknya. Dengan maraknya penyedia jasa pinjaman kita bisa mewujudkan impian tanpa harus membebani orang lain.

Namun demikian, sebelum berpikir tentang pendanaan ada baiknya bikin konsep yang matang. Blueprint atau cetak biru demikian para profesional menyebutnya.

Di dalamnya terdapat kerangka kerja yang terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan. Hal utama yang harus nampak adalah penetapan tujuan atau sasaran, strategi dipilih, timeline atau waktu di butuhkan hingga langkah-langkah apa saja yang akan di ambil.

Paling penting dari semua itu adalah mindset atau pola pikir kita. Dimana untuk berbisnis di perlukan sikap adaptif atau mampu mengikuti perkembangan zaman atau kita akan ditinggalkan.

Dengan cetak biru tersebut kita juga akan tahu estimasi biaya yang harus disiapkan. Semua harus bisa dipertanggungjawabkan, tak terkecuali dengan biaya yang dianggarkan untuk membangun usaha.

Tak harus besar, dari yang kecil pun bisa menjadi besar bila kita memiliki komitmen untuk berusaha lebih baik. Jadi jangan pernah anggap remeh apa yang kita impikan selama berani berjuang.

Bila pada zaman dulu untuk mendapatkan pendanaan di butuhkan jaminan yang harus di titipkan maka kini tidak lagi. Telah banyak penyedia dana yang akan beri pinjaman tanpa harus memberikan jaminan.

Selain konsep bisnis yang jelas tentunya di perlukan track record yang baik dalam perbankkan. Tidak ada catatan pernah telat bayar atau lalai hingga kemudian tercatat di Bank Indonesia itu menjadi hal utama.

Oleh karena itu menjadi perhatian semua orang bahwa siapapun yang pinjam uang di bank / sejenisnya harus berkomitmen menjaga nama baik atau kena blacklist. Bila nama kita masuk dalam daftar BI Checking maka dipastikan jangan harap akan ada kucuran dana.

Salah satu cara paling mudah mendapat modal tentu saja melalui fintech karena mereka menawarkan kecepatan proses. Tak hanya itu, biasanya syarat yang dikenakan juga sangat sederhana tanpa berkas yang ribet.

Tapi jangan salah, ternyata masih banyak fintech yang kurang bertanggung jawab dalam artian tidak mengikuti peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu hadirnya fintech yang cukup banyak harus membuat kita jeli.

Menentukan penyedia layanan keuangan yang tidak berbuat curang. Minimal apa yang ditawarkan sesuai kaidah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga kita merasa aman.

Salah sedikit bisa jadi yang ada usaha kita akan bangkrut atau tidak jalan karena uang akan habis untuk membayar cicilan yang terus menumpuk. Namun dengan strategi yang tepat maka kita akan menemukan fintech yang tepat, yang memberi modal dengan bunga rendah dan aman sesuai kaidah OJK.

Kini sejatinya sangat mudah untuk menemukan fintech terbaik. Cukup ketik di mesin pencari dengan kata kunci pinjaman online maka di halaman satu akan langsung menemukannya.

Satu fintech yang sangat direkomendasikan adalah Cekaja.com karena mereka telah mendapat ijin resmi dari OJK. Dari aplikasi ini juga dapat di cek secara langsung besaran bunga yang dikenakan.

Tenor pun bisa di sesuaikan untuk mendapat angsuran terbaik. Jangan sampai terlalu tinggi dan pada akhirnya kita akan kesulitan membayar angsuran.

Untuk mengajukan pinjaman online ini juga sangat mudah. Cukup sediakan fotokopi KTP, KK dan slip gaji. Selain itu bisa jadi dibutuhan dokumen tambahan seperti kartu kredit. Produknya pun cukup banyak mulai dari Kredit Tanpa Agunan (KTA), kredit karyawan hingga pinjaman usaha.

Bila kamu penasaran produk pinjaman apa yang tepat buat kamu ada baiknya untuk ajukan di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan/ dan mereka dengan senang hati akan membantu prosesnya.

Selamat mencoba




Posting Komentar

0 Komentar