Cashwagon Luncurkan Website Baru untuk Manjakan Pengguna P2P

Belum lama ini Cashwagon luncurkan website baru untuk manjakan pengguna. Tampilan yang user friendly memudahkan calon pemberi pinjaman (kreditur) dan peminjam (debitur) untuk mengakses informasi sedalam-dalamnya.
Bagi kamu yang belum tahu apa itu Cashwagon ada baiknya memahami konsep P2P atau  peer-to-peer. P2P secara sederhana dapat dikatakan kegiatan pinjam meminjam antar perorangan. Namun seiring dengan perkembangan jaman atau teknologi maka definisinya pun makin kompleks.

Kini peer-to-peer dapat dikatakan sebagai ajang bertemunya pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur) yang dilakukan secara online. Jadi kedua belah pihak tidak perlu saling bertemu atau tatap mula secara fisik.

Sementara itu Cashwagon adalah perusahaan financial technology atau Fintech yang dalam bahasa Indonesia dapat dikatakan sebagai penyedia layanan pinjaman berbasis teknologi informasi yang  mengoperasikan platform P2P online. Fintech ini resmi terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK) sehingga benar-benar aman.

Selain itu Cashwagon juga telah lulus sertifikasi untuk ISO 27001 (Sertifikasi Manajemen Keamanan Informasi) oleh Lembaga Standar Inggris. Dengan demikian bukan hanya mentaati hukum negara sesuai aturan OJK semata tapi juga sesuai standar internasional dalam kaitaan Keamanan Informasi.

Hadirnya fintech ini untuk menjawab kebutuhan jaman yang berjalan begitu cepat. Cashwagon sendiri di tanah air mulai beroperasi sejak November 2017. Saat ini setidaknya pengguna platform ini telah tembus diangka 230.000 ribu pelanggan dan akan terus bertambah.

Cashwagon sebagai bagian dari social lending memanfaatkan AI, Big Data, Credit Scoring dan Automasi. Artinya proses yang akan berjalan di dalamnya akan berjalan sangat cepat.

Hal ini dibuktikan manakala calon pelanggan hendak mengajukan pinjaman. Dalam hitungan menit maka akan segera muncul konfirmasi pengajuan di terima atau ditolak.

Selama seseorang masih menjaga nama baik dalam dunia perbankan maka besar kemungkinan ia akan mendapat manfaat atau benefit dari peer-to-peer. Lain hal bila seseorang namanya telah masuk di BI Checking maka bisa dipastikan ia tidak akan pernah mendapat benefit dari Social Lending.

Cashwagon berkomitmen menjadi salah satu platform P2P yang transparan, efisien, dan memberi nilai tambah bagipara pelanggan pelanggan. Jadi siapapun kamu bisa menempatkan diri untuk menjadi kreditur manakala memiliki uang lebih. Lain hal bila kamu tak memiliki dana maka kamu bisa menjadi debitur.

Dengan di luncurkannya website baru platform P2P online Cashwagon mengajak seluruh masyarakat untuk berinvestasi atau mengalokasikan sebagian dana mereka. Dana tersebut akan digunakan untuk pinjaman tunai jangka pendek untuk membantu masyarakat lain yang butuh pinjaman.

Keuntungan yang didapat bila menjadi kreditur di Cashwagon tak main-main. Bila dana tersebut di investasikan saat ini maka keuntungan didapat hingga 24%.

Satu kesempatan yang belum tentu ditawarkan pihak lain kini diberikan Cashwagon. Untuk ambil bagian dalam kegiatan ini tak perlu pengetahuan khusus dan siapa saja bisa turut serta.

Cukup mengisi form registrasi online dan melengkapi data yang dibutuhkan. Jangan lupa memilih strategi pendapatan untuk memaksimalkan keuntungaan dan terakhir transfer dana.

Keuntungan bisa ditarik manakala termin pendanaan telah selesai. Pemilik modal bisa menarik bunganya saja dan tetap menginvestasikan modal ataupun menarik keduanya. Bila dirasa belum ada kebutuhan ada baiknya untuk di investasikan kembali untuk mendapat keuntungan lebih banyak.

Untuk memulai langkah positif ini kamu bisa klik https://p2p.cashwagon.id/ dan ikuti langkah-langkah yang ada di dalamnya.

Posting Komentar

0 Komentar